Kamu akan lebih mudah memaafkan setelah kamu telah tidak dimaafkan orang lain..
Betul?
Buat yang manggut2, jangan sampe tidak dimaafkan dulu baru bisa memaafkan orang lain ya.
Setiap orang pasti pernah salah, so ayo memaafkan. Mungkin pemikiran seperti ini membuat kamu lebih mudah untuk memaafkan. Ketahuilah bahwa orang itu tidak bermasud untuk melakukannya. Mungkin saat dia melakukannya, dia pikir itu yang terbaik untuk mu dan untuk nya. Maafkan lah, dia hanya tidak tahu dan tidak sadar bahwa hal itu menyakiti hatimu.
Selamat memaafkan
#edisiLebaran
Salah satu resolusi ku di tahun 2012 adalah membuat blog ini :) Blog ini berisi, pemikiran ku, ide-ideku, dan macem2 deh. Mudah2an blog ini bs memberkati kalian yang membaca ya :) enjoy this blog :D
Selasa, 22 Oktober 2013
Selasa, 19 Februari 2013
Tuhan Tahu yang Terbaik
Sudah lama sekali tidak menulis di blog ini.. Bukan karena tidak ada crita, namun saya binggung gimana cara nulis disini semenjak menganti tampilan halaman blog saya *maklum rada gaptek hehe*
Saya ingin share satu hal yang saya dapat hari ini.. Sekali lagi ini tentang Tuhan..
Semakin menginjakkan kaki di informatika, semakin saya merasa saya salah jurusan. Sedih sih. Terkatung-katung, binggung harus bagaimana. Saya tidak mungkin keluar dari jurusan ini dan secara radical mengerjakan lain yang saya juga tidak tau apa. Ya sudah, tiap hari, saya lalu sebaik yang saya lakukan. Tidak dengan passion yang penuh tentunya.
Namun hari ini, Tuhan bukakan satu hal yang benar2 saya syukuri. Hari ini, ketika saya sedang mengerjakan tugas. Iseng-iseng saya buka sebuah situs yang isinya kumpulan perusahaan yang mencari mahasiswa untuk internship. Setelah itu, saya cari yang sesuai jurusan saya, siapa tau ada yang saya minati. Didalam blog tersebut terdapat pengelompokan berdasarkan bidang apa yang ingin kita cari sebagai tempat internship. Saya pun mengklik bidang enggineering. And you know what, hampir semua lowongan disana adalah yang berasal dari informatika. Mulai dari web, database, software, dll. Saya jadi bersyukur saya ada di jurusan ini. Tuhan benar-benar tau yang terbaik buat saya. Hari ini saya belajar untuk bersyukur dan percaya bahwa Tuhan memegang kendali kehidupan saya. So guys, Dont blame on God. He knows what is the best for you.. Masalahnya cuma, mau ga kita percaya pada Tuhan.
Itu sedikit share dari saya. Semoga memberkati :)
Selasa, 11 Desember 2012
Nice Words from Mother Theresa
Dapet share dari group fb..Bener2 memberkati gw sih,
== NICE WORDS from MOTHER THERESA ==
Suatu kali seseorang bertanya kepada Ibu Theresa :
"Ibu telah melayani kaum miskin di Calcuta, India. Tetapi, tahukah Ibu, bahwa masih ada jauh lebih banyak lagi org miskin yg terabaikan? Apakah Ibu tdk merasa gagal ?"
Ibu Theresa menjawab :
"Anakku, aku tdk dipanggil untuk berhasil, tetapi aku dipanggil untuk SETIA.
Setiap pelayan NYA di mana pun dan dlm peran apa pun, tdk dipanggil untuk berhasil. Sebab jika panggilannya adalah keberhasilan, ia akan sangat riskan jatuh pada kesombongan atau penghalalan segala cara.
Kita dipanggil NYA utk setia. Melakukan tugasnya dgn penuh komitmen dan tanggung jawab.
MELAKUKAN YG TERBAIK HARUS SEMAMPUNYA, BUKAN HANYA SEMAUNYA.
( Lakukanlah segala sesuatu dengan SEMAMPU mu, BUKAN dengan SEMAU mu )
======
Ibu Theresa menjawab :
"Anakku, aku tdk dipanggil untuk berhasil, tetapi aku dipanggil untuk SETIA.
Setiap pelayan NYA di mana pun dan dlm peran apa pun, tdk dipanggil untuk berhasil. Sebab jika panggilannya adalah keberhasilan, ia akan sangat riskan jatuh pada kesombongan atau penghalalan segala cara.
Kita dipanggil NYA utk setia. Melakukan tugasnya dgn penuh komitmen dan tanggung jawab.
MELAKUKAN YG TERBAIK HARUS SEMAMPUNYA, BUKAN HANYA SEMAUNYA.
( Lakukanlah segala sesuatu dengan SEMAMPU mu, BUKAN dengan SEMAU mu )
======
Sabtu, 20 Oktober 2012
Another Story About Vision :)
Akhir-akhir ini lagi banyak banget pikiran tentang visi. Maklum udah tingkat 3, mesti mempersiapkan masa depan *cie*. Aku jadi teringat sama share ku bareng pemimpin di gerejaku dulu tentang visi. Dulu aku bertanya padanya, "Ko, mungkin ga visi yang Tuhan kasih itu ga sesuai sama apa yang kita suka, ato apa yang kita pengen?". Si koko menjawab dengan entengnya,"Mungkin koq Yul, dulu ada seorang dapet visi yang ga sesuai dengan apa yang dia pengen". Dari pembicaraan itu, aku jadi mikir, "Wah, repotnya klo visinya ga sesuai dengan apa yang aku pengen, gimana cara ngejalaninnya? gimana cara taunya? Koq seperti itu sih, ga adil dong". Itu yang ku pikirkan dulu. Coba aja kamu bayangkan, kamu pengen jadi wirausahaan IT yang buka perusahaan gede, lewat software-software yang perusahaan mu bikin, orang-orang terberkati. Trus tiba-tiba, Tuhan bilang, Aku mau kamu jadi pengajar di desa terpencil. Kalo aku yang jadi orang itu, aku bisa kelimpungan. Binggung mesti ngapain. hehe. Tapi hari ini, aku diajari satu hal. Ketika Tuhan membawa kamu sampai ke sebuah level, percayalah kamu akan kuat melewati level itu. Aku percaya saat Tuhan bilang ke orang tadi tentang visinya, Tuhan pasti tau, klo orang itu sanggup untuk mengajar. Aku percaya, Tuhan kita, Tuhan yang penuh kasih. Dulu temenku pernah cerita, dia pernah ngeliat Tuhan secara langsung, dan yang paling dia inget adalah, matanya yang penuh kasih, ga pernah ada mata seperti itu, penuh kasih banget. Coba kita bayangkan, Bapa kita seperti itu, mata yang memancarkan kasih, sorot mata yang mengatakan Nak, Aku mengasihi mu. Ga mungkin pribadi yang sangat mengasihi kita tega untuk membawa kita ke tempat dimana kita bakal ga kuat ada disana. Dia mengasihi kita,aku percaya :)
So guys, jangan takut untuk menyerahkan semua mimpi mu sama Tuhan, Dia mengasihi mu.. Ia ingin yang terbaik untuk mu. Kemana pun Tuhan membawa mu saat ini, kamu pasti kuat, kamu pasti kuat, kamu pasti kuat, kamu pasti kuat. Mengapa? Karena Tuhan tau keadaan mu, karena Tuhan tau kondisi mu, dan Tuhan yang tau itu, yang menempatkan kamu di keadaan ini. :D
Semoga memberkati ya.
Gbu
Senin, 23 Juli 2012
Doa
"Orang terdekat mu adalah orang-orang yang bersama siapa kamu berdoa dan kepada siapa kamu berdoa"
Quote yang ntah siapa yang nulis, tapi aku pikir itu bener. Lewat tulisan ini aku cuma mau crita soal apa sih yang dilakukan doa dalam hubungan pertemanan ku.
Dulu waktu di jambi, aku punya seorang mentor namanya ko rudy, seorang temen mentor Dina. Sampe detik ini, aku merindukan mentoring sama mereka, hehe. Apa sih yang dilakukan mentoring? Waktu mentoring kamu bertiga menyembah Tuhan, sampe kami dapetin apa sih isi hatinya Tuhan, trus kami saling share apa yang dilakukan selama semingguan, apa yang didapet. Ditutup dengan saling mendoakan. Kami lakukan seminggu sekali jika Ko Rudy ga sibuk.
Hal yang pengen aku share ada disini, ketika aku dan Dina lulus sekolah (kami satu angkatan), kami memutuskan untuk melanjutkan kuliah, aku ke Bandung, Dina ke Jakarta dan Ko Rudy tetep di Jambi. Kami terpisah. Sedih sih, tapi lucu, sudah dua tahun kuliah di Bandung, aku tetep merindukan mentoring. Baru beberapa hari yang lalu aku menemuin Dina, kami saling share, trus Dina bilang quote yang diatas, Trus dia bilang juga, lucu sih klo diinget2 soalnya, aku dan Dina sebenernya ga gitu deket, tiba2 jadi deket, aku punya seorang temen SD yang juga satu sekolah sama Dina waktu SMA namanya Susi. Aku dan Susi tidak begitu dekat, walaupun dia temen SD ku, ntah mengapa aku lebih deket ke Dina. Dina juga punya genk di SMA nya, namun dia mengakui tidak ada yang bisa menggantikan deketnya hubungan aku dan dia, padahal klo dari segi waktu, sudah pasti Dina lebih deket sama genknya, secara satu sekolah, satu kelas, pasti sering ketemu. Entah mengapa saat aku ketemu lagi sama Dina, setelah 1,5 tahun ga ketemu, kami tidak kehabisan bahan pembicaraan. Padahal semestinya kami akan sedikit kaku dan binggung mencari topik pembicaraan. Dari situ, aku sadar, bener banget ya, Doa itu membuat orang jadi deket. Bukan karena kami sering bertemu, makan bareng ato main bareng, tapi karena doa. So, pengen punya hubungan yang dalem sama anak2 rohani mu , berdoa lah bersama, mintalah api sama2 ketika kalian berdoa. Pasti hubungan kalian akan semakin dalem, gitu sih yang aku alami .. hehe
Quote yang ntah siapa yang nulis, tapi aku pikir itu bener. Lewat tulisan ini aku cuma mau crita soal apa sih yang dilakukan doa dalam hubungan pertemanan ku.
Dulu waktu di jambi, aku punya seorang mentor namanya ko rudy, seorang temen mentor Dina. Sampe detik ini, aku merindukan mentoring sama mereka, hehe. Apa sih yang dilakukan mentoring? Waktu mentoring kamu bertiga menyembah Tuhan, sampe kami dapetin apa sih isi hatinya Tuhan, trus kami saling share apa yang dilakukan selama semingguan, apa yang didapet. Ditutup dengan saling mendoakan. Kami lakukan seminggu sekali jika Ko Rudy ga sibuk.
Hal yang pengen aku share ada disini, ketika aku dan Dina lulus sekolah (kami satu angkatan), kami memutuskan untuk melanjutkan kuliah, aku ke Bandung, Dina ke Jakarta dan Ko Rudy tetep di Jambi. Kami terpisah. Sedih sih, tapi lucu, sudah dua tahun kuliah di Bandung, aku tetep merindukan mentoring. Baru beberapa hari yang lalu aku menemuin Dina, kami saling share, trus Dina bilang quote yang diatas, Trus dia bilang juga, lucu sih klo diinget2 soalnya, aku dan Dina sebenernya ga gitu deket, tiba2 jadi deket, aku punya seorang temen SD yang juga satu sekolah sama Dina waktu SMA namanya Susi. Aku dan Susi tidak begitu dekat, walaupun dia temen SD ku, ntah mengapa aku lebih deket ke Dina. Dina juga punya genk di SMA nya, namun dia mengakui tidak ada yang bisa menggantikan deketnya hubungan aku dan dia, padahal klo dari segi waktu, sudah pasti Dina lebih deket sama genknya, secara satu sekolah, satu kelas, pasti sering ketemu. Entah mengapa saat aku ketemu lagi sama Dina, setelah 1,5 tahun ga ketemu, kami tidak kehabisan bahan pembicaraan. Padahal semestinya kami akan sedikit kaku dan binggung mencari topik pembicaraan. Dari situ, aku sadar, bener banget ya, Doa itu membuat orang jadi deket. Bukan karena kami sering bertemu, makan bareng ato main bareng, tapi karena doa. So, pengen punya hubungan yang dalem sama anak2 rohani mu , berdoa lah bersama, mintalah api sama2 ketika kalian berdoa. Pasti hubungan kalian akan semakin dalem, gitu sih yang aku alami .. hehe
Kasih Karunia
Baru beberapa hari ini aku bisa bertemu dengan temen aku yang ada di Jakarta. So blessed bgt bs ketemu sama dia. Banyak crita, banyak omongan, banyak kesaksian, banyak share yang buat aku terkesima. Beberapa dari antaranya pengen aku share disini, hehe.
It's about grace.. Kadang sebagai orang Kristen kita suka lupa sama yang satu ini, apalagi kalo kita sering ketemu sama temen2 yang logis banget. Misal, kalo lu ga belajar sampe ga tidur, ga mungkin deh IP(Indeks Prestasi, kyk rapornya mahasiswa gitu, nilai max dari IP 4) lu bisa diatas 3.5, kalo lu ga ngajak2in orang, ga PDKT sama anak baru, ga ngajak mereka makan bareng terus, ga mungkin deh komsel (Persekutuan gereja) lu rame, dan masih banyak hal yang lain. Ntah kenapa, itu yang terjadi sama aku beberapa waktu setelah aku kuliah di ITB, ntah karena aku bertemu orang2 yang berpikir logis terus, ato gimana, aku juga kurang mengerti tapi yang pasti aku jadi sering berpikir "Ada uang ada barang, ada usaha ada hasil yang lu bisa dapet. Usaha lu dikit, hasilnya pasti dikit juga, klo ga belajar dengan keras, hasilnya pasti ga memuaskan" kira2 seperti itu yang sering aku pikirkan. Dan jujur, sadar ga sadar jadi berpikir, kalo aku bisa satu matakuliah, oh itu karena aku emang sudah usaha keras, aku ud belajar mati2an pantes bgt aku dapet segitu. Padahal temen2 tau ga(uda tau lah pasti) klo kepintaran, hikmat, itu datengnya dari Tuhan. Aku ga mengatakan, klo gitu, kita doa aja, ga usah belajar, ntar juga nilai kita pasti bagus, toh hikmat dari Tuhan. Bukan seperti itu yang aku maksudkan, tapi pengen remaind aja. Tuhan sayang sama kamu ntah kamu lakukan baik ato ga, entah kamu melakukan Firman2Nya ato ga, entah kamu pelayanan ato ga, Tuhan sayang sama kamu, dan satu hal yang pasti, saat Tuhan sayang sama kamu, Dia pasti kasih kamu yang terbaik. Saat kamu belajar, lakukan buat Tuhan, dan Tuhan pasti kasih yang terbaik. Aku kadang2 suka terintimidasi gitu, "yah, semester ini aku ga gitu maksimal, pasti IP nya ga bagus." Padahal ga gitu koq, kita lakukan bagian kita Tuhan lakukan bagian Dia, saat kita ga mampu, ingetlah Tuhan yang kasih kemampuan. Jangan sombong, semua yang ada pada lu hari ini, ga lepas dari kasih karunia yang Tuhan lakuin dalam hidup lu. Sama juga waktu kita dateng ke Tuhan, yang melayakkan kamu dateng ke tahtanya Tuhan bukan kamu. Tapi darah Tuhan. So, apapun yang hari2 ini mengintimdasi, inget, kita semua ga bener koq, kita semua ga layak, tapi ada kabar baik, Tuhan melayakkan kita semua, dengan darahnya kita bisa bertemu denganNya, dengan darahnya kita bisa punya persekutuan dengan Tuhan dan saat lu bersekutu dengan Tuhan, lu bakal tau yang terbaik itu pasti terjadi. One reason, because God loves you so much :)
Itu sih yang aku pengen bagiin.
Eh ada satu lagi nih, bagaimana cara kita memandang "yang terbaik" itu penting loh. Misalnya gini, kita lagi berdoa untuk orang sakit. Udah hampir mati tuh. Kita berpikir klo yang terbaik itu yahhh dia sembuh. Singkat cerita orang yang kita doain itu malah meninggal. Kamu bisa berpikir dua hal, pertama, yah, aku gagal ni, orang itu malah meninggal. ato kedua, orang itu sembuh koq dari sakitnya, dia uda ga sakit lagi, (benerkan? dia udah di sorga)
Trus gmn cara aku bisa melihat bahwa yang Tuhan lakuin itu baik buat aku, even ga sesuai dengan apa yang aku pandang baik itu, simple sih. Bangun hubungan ma Tuhan..
Kenapa sih bangun hubungan ma Tuhan itu penting? Lewat sana lu beroleh kekuatan buat berpikir, bersikap, berespon dengan benar.
Uda tau lah ya bangun hubungan ma Tuhan tuh seperti apa? hehe... Cuma ya, butuh komitmen tinggi untuk melakukannya setiap haril. hehe
Sory klo agak random, itu yang aku dapet beberapa hari ini. Semoga memberkati :D
Sabtu, 09 Juni 2012
Semangat ^^
Hal ini merupakan hal yang pernah Tuhan katakan ketika aku berdoa.. Simple tapi bener2 jadi sebuah pengingat buat ku.
Pagi itu, seperti biasa aku sate(saat teduh). Diiringi dengan sebuah gitar, aku pun mulai bernanyi, lagu rohani yang chordnya aku hapal. Saat tengah menyembah, Tuhan bicara hal simple. Jika Thomas Alfa Edison mengatakan, ah, kyknya aku ga bakat deh untuk membuat penerangan ini, lalu Thomas Alfa Edison memutuskan untuk tidak melanjutkan penelitiannya hanya karena "aku tidak bakat" mungkin tidak pernah ada penerangan seperti ini saat itu. Tiba-tiba aku teringat akan diriku yang sering sekali mengatakan, "ah, kykny aku ga bakat deh dengan informatika". Saat itu, aku hanya berpikir kembali, apa yang Tuhan katakan. Bener banget yang Tuhan ngomong. Lewat cerita ini, aku mau encorage temen2, ntah ngerasa "ga bakat" dibidang apa aja. Ayo semangat, Thomas Alfa Edison aja ga nyerah, aku percaya mungkin waktu Thomas gagal kala itu, banyak sekali pikiran yang membuat dia ragu apakah dia bisa membuat alat penerangan ini. Namun Thomas menepis semua pemikiran itu, dan tetep melakukan penelitiannya. Kegagalan apapun yang kita sedang hadapin, ayo tetep berjuang, karena aku percaya, bukan karena kita ga bisa, tapi kita kurang berusaha. hehe.. Semangat ^^
Pagi itu, seperti biasa aku sate(saat teduh). Diiringi dengan sebuah gitar, aku pun mulai bernanyi, lagu rohani yang chordnya aku hapal. Saat tengah menyembah, Tuhan bicara hal simple. Jika Thomas Alfa Edison mengatakan, ah, kyknya aku ga bakat deh untuk membuat penerangan ini, lalu Thomas Alfa Edison memutuskan untuk tidak melanjutkan penelitiannya hanya karena "aku tidak bakat" mungkin tidak pernah ada penerangan seperti ini saat itu. Tiba-tiba aku teringat akan diriku yang sering sekali mengatakan, "ah, kykny aku ga bakat deh dengan informatika". Saat itu, aku hanya berpikir kembali, apa yang Tuhan katakan. Bener banget yang Tuhan ngomong. Lewat cerita ini, aku mau encorage temen2, ntah ngerasa "ga bakat" dibidang apa aja. Ayo semangat, Thomas Alfa Edison aja ga nyerah, aku percaya mungkin waktu Thomas gagal kala itu, banyak sekali pikiran yang membuat dia ragu apakah dia bisa membuat alat penerangan ini. Namun Thomas menepis semua pemikiran itu, dan tetep melakukan penelitiannya. Kegagalan apapun yang kita sedang hadapin, ayo tetep berjuang, karena aku percaya, bukan karena kita ga bisa, tapi kita kurang berusaha. hehe.. Semangat ^^
Langganan:
Postingan (Atom)